Dad’s story

Ada sebuah video ttg ayah,yang menyembungikan kesusahan dari anaknya. Berusaha membahagiakan anaknya,berusaha tersenyum didepan anaknya. Tapi dibelakang itu,apa yang dihadapi si ayah sangat berat.

Jujur saja,melihat video ini saya menangis terisak,bahkan ketika menonton berkali-kali reaksinya tetap sama. Mungkin saya lebay,tapi pengorbanan seorang ayah memang luar biasa
——–
Ada kisah lain,tentang Sebuah keluarga kecil sederhana dengan dua anak yang masih kecil. Ayah bekerja sebagai guru bimbel dan ibu sebagai guru SMP. Anak pertama sudah sekolah di bangku taman kanak-kanak. Setiap hari,ayah menempuh perjalanan 45menit-1 jam dr rumah mereka untuk menunaikan tugas, begitu juga anak pertama yg selalu ikut bersamanya karena bersekolah di yayasan yg sama.
Suatu hari,sepulang sekolah mereka menumpangi bus pulang ke rumah. disebelah mereka duduk seorang ibu dengan anaknya yang sedang memegang apel ditangan. Gadis kecil ayah diam dan memperhatikan, mungkin dalam hatinya ia ingin. Ayah pun melihat gadis kecil nya dengan hati berembun,tapi tak ada uang dikantong untuk membeli sebutir apel saat itu. Setiba dirumah, ayah menemui ibu dan bertanya “masih adakah uang? Saya tidak tega melihat gadis kecilku cuma bisa memandangi orang lain makan apel,sedangkan ia sangat menginginkan itu”
Si ibu mengangguk dan memberikan beberapa rupiah pada ayah untuk membeli apel. Bersegeralah ayah membeli sebutir apel ke pasar dengan jarak 15 menit,dengan kondisi beliau yang capek sepulang bekerja. Tapi bagi seorang ayah kebahagian gadis kecilnya mengalahkan semuanya.
———-
Lantas bagaimana dengan gadis kecil itu,ia tak tau cerita ini. Yang ia tau,ayahnya sangat baik saat itu, membelikan sebutir apel,dan itu membuatnya senang.
19 tahun kemudian barulah si gadis mendengarkan kisah ini dari ibunya. Bahwa ia memiliki seorang ayah yang baik,seorang ayah yg hebat,seorang ayah yang penyayang,rela mengorbankan apa saja.
———–
Lantas apa yang membuatmu  tak berbakti pada mereka wahai gadis kecil?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: