satu tahun pernikahan #3

ini bagian ke 3 dari cerita saya, semoga tidak bosan membacanya #perasaan ada yang baca

setelah lamaran,saya balik ke medan dan calon suami ke lampung,dr lampung ia akan ke kalimantan untuk mengelola rumah tahfidz disana sampai sebelum akad nikah. ketika itu saya sedang koas di bagian bedah mulut,saya sibuk dengan koas, persiapan pernikahan semua di handle ummi. menjelang akad nikah ini syetan beberapa kali membisikkan saya, yakin kamu sudah siap nikah? yakin kamu bisa mendampingi dia, dia ustadz loh,dsb. tapi kemudian saya berdoa pada Allah untuk menguatkan pilihan saya.

kali ke dua bertemu dengan calom suami adalah sehari menjelang akad nikah. jujur saya,hehe…sehari sebelum akad badan saya panas,mual dan muntah,efek dari stress kali ya. malamnya suami dan seluruh keluarga besarnya datang ke rumah,pada saat itu saya masih belum memberanikan diri menatap calon suami,masih ada perasaan malu. esoknya kami melangsungkan pernikahan, suami waktu itu membacakan surah arrahman,dan saya sesegukan mendengarnya. ya Allah nikmat Mu begitu besar, berkahi kami,karuniakan cintaMu,sesungguhnya kami bertemu dan saling mencintai adalah karnaMu.

seketika setelah akad,saya benar-benar jatuh cinta padanya. padahal kami belum mengenal sebelumnya, hanya 2 kali bertemu,tapi Allah telah ikatkan kami dalam mitsaqan ghalidza..perjanjian yang kuat. saya menyadari pernikahan ini adalah gerbang, menyempurnakan agama,sebagai akselerasi kebaikan bagi kami. ini puisi cinta pertama dari seorang lelaki pada saya. ternyata membangun cinta dalam bingkai ketaatan pada Allah itu jauh lebih nikamat dan menenangkan hati.

alhamdulillah wa syukurillah,kami dipertemukan dalam ikatan pernikahan ini, saatnya menapaki hari demi hari,tahun demi tahun dengan kebaikan. walaupun beberapa tantangan dalam rumah tangga harus kami hadapi, ditinggal ke mesir 3 minggu pasca nikah, berpisah sementara waktu demi cita-cita kami berdua,saya di medan dan aa di kalimantan. memang semuanya butuh pengorbanan, tapi semuanya insyaAllah akan terlewati tahap demi tahap pendewasaan diri dan pendewasaan cinta kami.

sampai hari ini genap setahun,usia pernikahan sangat muda. kata orang ini adalah fase mengenal,begitu juga dengan kami yg saling mengenal,saling belajar,saling melengkapi,saling menguatkan dan saling memperbaiki. sampai di titik ini,saya merasa sangat beruntung diijinkan menjadi teman hidup aa. yaahh setiap pasangan pasti punya cerita,tapi bagiku cerita kita paling istimewa.

Iklan

One thought on “satu tahun pernikahan #3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: