Jodoh Aa Qudwah

ini versi hanifah muslimah, adik solihah..hehe
nanti saya akan buat versi sendiri

Hanifah Muslimah's

jodoh. aa dan kak nad

“Haah? sama siapa mi?”

saya berseru saat menerima telfon dari Ummi di lorong kantor. Bila pagi dan tak ada jadwal rapat/pengajian, lorong tersebut memang biasa sepi.

Busyra (kabar gembira) itu datang di akhir April, keadaan saya saat itu, seseorang berusia 20 awal, telah dilamar seseorang beberapa bulan sebelumnya dan rencana resepsi digelar 18 Agustus.

Sebagai anak ketiga dari empat; afdalnya bertanya pendapat para tetua (Aa dan Kakak). Ummi yang melancarkan pertanyaan ini -saat itu mereka belum tahu kalau sudah ada yang datang melamar- : “Kalau Hanifah menikah, bagaimana?”

Jawaban kakak: “Nifah itu masih kecil, Mi. Tapi kalau dianya mau ya nggak papa.” Lain hal dengan respon Aa yang lebih emosional: “Hah? Nggak! Aa dulu, Aa dulu!” Kalau jawaban Adik jujur saya lupa. Hahaha, Maaf ya Mud, jatah kamu kan memang habis Teteh 😛

Jadilah, ternyata Ummi punya kabar mengejutkan pagi itu. Bukan hanya saya, melainkan juga Aa, akan menikah!…

Lihat pos aslinya 1.408 kata lagi

Iklan

One thought on “Jodoh Aa Qudwah

  1. Ping-balik: gigimungil92

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: