Tentang galau

hai, apa kabar? aku harus memanggilmu gal atau lau, atau galau?
aku lupa kapan pertama kali kita bertemu,atau lebih tepatnya kapan pertama kali aku mengenalmu,benar-benar lupa.
apakah kita pertama kali bertemu saat aku merasakan cinta monyet,atau saat pekerjaan menumpuk,atau saat dimarahi dosen.

yang jelas kau selalu datang menghantui saat aku sedang tak dekat dengan tuhanku,saat shalatku tak tepat waktu,atau tilawahku tak sampai target,atau saat shalat sunnah ku tinggalkan.
kau memang pandai sekali mencari waktu yang tepat untuk datang.

gal,lau,galau,apapun panggilanmu, bisakah kau tak sering2 bertandang ke tempatku. bukan…bukan… seharusnya bukan kau yang kuingatkan. harusnya aku yang harus memperkuat imanku,agar kau tak selalu mengahantui.

gal,lau,galau aku cuma ingin mengucapkan selamat malam,terima kasih tidak datang malam ini,malam2 kemarin juga malam2 yang akan datang,hehe…

sesungguhnya manusia diciptakan bersifat mengeluh,apabila ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah. dan apabila mendapat kebaikan dia jadi kikir. kecuali yang melaksanakan shalat,mereka yang setia dengan shalatnya,dan orang2 yg dlm hartanya disiapkan bagian tertentu bagi orang miskin yang meminta dan tidak memintanya. dan orang yang mempercayai hari pembalasan,dan irg yg takut dgn adzab tuhannya (al ma’arij 19-27)

cuma mau bilang,sedih betul hidup jika dihabiskan bergalau,berkeluh kesah #NoteToMySelf

Iklan

One thought on “Tentang galau

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: