saya rindu menulis

Minggu lalu ketemu tukang becak yang fasih berbahasa inggris, hap, bisa jadi bahan tulisan.

Dua kali dalam seminggu setiap jam 7 malam ketemu anak yang selalu duduk dipertigaan komplek tasbi dengan talam dagangannnya, hap bisa jadi tulisan.

Tadi cerita dengan murid privat saya, cerita cita2nya ingin jadi sutradara, cerita tentang mirisnya ia melihat teman-temannya yg broken home (padahal dia juga salah satunya),cerita ttg banyak hal lain, ah bisa jadi tulisan.

Dikampus belajar tentang forensic, banyak hal sangat menarik, ah bisa jadi tulisan.

Yah, sayangnya saya hanya hap…hap…hap… tangkap tanpa menuliskannya kembali.

Ah rindu menulis, jujur, suer deh!!

Haha,untuk mengobati rindu ini, mari kita mulai dengan menulis skripsi,hahaha 

Iklan

2 thoughts on “saya rindu menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: