trust

Mempercayai yang terbaik dalam diri seseorang
Akan menarik keluar yang terbaik dari mereka
Bebagi senyum kecil dan pujian sederhana
Mungkin saja mengalirkan ruh baru pada jiwa yang nyaris putus as
Atau membuat sekeping hati mulai percaya
Bahwa dia berhak dan layak untuk berbuat baik
-salim A fillah-

Malam ini saya kembali memutar ulang film “taree” tentang isaan seorang anak disleksia yang suka melukis, selalu mendapat nilai jelek disekolah, selalu dimarahi gurunya karna tidak mampu membaca dan menulis, akhirnya dikeluarkan dari sekolah dan dimasukkan ke sekolah berasrama. Disekolah baru semua guru mengejeknya, menghukum, mengatakan bahwa ia anak yang bodoh, akhirnya ia kehilangan kepercayaan diri. Sampai akhirnya ada seorang guru baru yang mempercayainya, mengembalikan kepercayaan dirinya bahwa ia bisa seperti teman-temannya. Guru ini hanya menceritakan kisah albert einstain dan Thomas alfa Edison yang juga penderita disleksia, ia meyakinkan isaan bahwa orang-orang yang memiliki keterbatasan bisa menjadi orang-orang yang hebat. Dan akhirnya isaan bisa mengembalikan kepercayaan dirinya dan menjadi pelukis yang hebat. Ya..kepercayaanlah kuncinya!

Masih ingatkah kisah sang nabi yang memberikan kepercayaan pada dua muda belia Muadz bin Amr bin Jamuh dan Muawwidz bin Afra’ r.a untuk ikut dalam perang badr. Pedang mereka saja lebih tinggi dari badannya, tapi lihat di akhir cerita, mereka membunuh bapak kebodohan abu jahl. Lagi-lagi ini tetang kepercayaan!

Meyakini bahwa sahabat, saudara, binaan, staff, dan orang-orang sekeliling kita akan memberikan yang terbaik  pasti akan memacu mereka untuk berbuat yang terbaik. Jadi jangan sungkan mengatakan

“dek, kakak yakin kamu bisa masuk fakultas yang diinginkan”
“ayo belajar yang rajin, kakak percaya nilai UNnya pasti bagus dan bisa lanjut ke SMA yang kamu inginkan”
“kamu pasti punya ide-ide yang lebih kreatif untuk kemjauan kampus kita”
Percaya, percaya. Percaya mereka akan melakukan yang terbaik!

Ya, memperlakukan orang memang butuh seni, mungkin selama ini ada yang bilang “perlakukan orang seperti apa kau ingin diperlakukan”, tapi sepertinya lebih bijak bila “perlakukan orang seperti apa ia ingin diperlakukan”

Yang sedang belajar mempercayai

Ahad, 18 maret 2012

Image

Iklan

One thought on “trust

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: