Masalah Geraham Bungsu

Belakangan ini saya sering ditanyai *baca:tempat konsultasi oleh beberapa teman tentang masalah pada gigi geraham bungsu mereka. Kebetulan saya sendiri juga pernah bermasalah dengan gigi geraham yang satu ini dan akhirnya nasib si geraham berakhir di meja operasi *hihi, seram amat yak

Nah, geraham bungsu atau gigi molar 3 dalam bahasa medisnya adalah gigi yang paling terakhir tumbuh dalam rongga mulut kita. tumbuh sekitar umur 17-21 tahun, tapi pertumbuhannya sering terganggu karna posisi gigi yang kurang baik dan rahang yang terlalu kecil sehingga menyulitkan si gigi untuk tumbuh. Pada beberapa kasus, gigi ini tidak bisa tumbuh sama sekali atau tetap terpendam dalam tulang rahang kita. namun pada kasus lain gigi ini bisa tumbuh, tapi tidak sempurna (muncul setengah, sepertiga, dll, intinya ga tumbuh semua).

Masalah pada gigi geraham terakhir ini tergantung pada pertumbuhan tulang rahang kita. pertumbuhan rahang ini dirangsang oleh pengunyahan. jika gigi-gigi dirongga mulut sering dipakai untuk mengunyah makanan agak keras akan membantu pertumbuhan tulang rahang. Jadi tidak heran orang-orang jadul tidak pernah bermasalah dengan tumbuhnya geraham terakhir karna makanan yang mereka makan tidak makanan lunak yang kita makan saat ini sehingga membantu tulang rahang berkembang sempurna.

Perkembangan peradaban manusia menghasilkan produk-produk yang memanjakan manusia, termasuk dalam hal makanan. Makanan super keras bisa dijadikan sangat lunak, tulang ikan pun bisa dimakan, apa-apa dijadikan fillet, steak pun tidak memerlukan tenaga yang banyak untuk mengunyahnya, alhasil perkembangan rahang pun terganggu karna sering dimanjakan dengan makanan-makanan lunak. Dan ini yang menyebabkan banyak orang bermasalah dengan pertumbuhn gigi gerahan terakhir, bahkan dosen saya seorang ahli bedah mulut mengatakan jika diperiksa dengan ronsen foto 90% orang akan bermasalah dengan pertumbuhan gigi geraham terakhir ini.

Jadi, apa bahaya gigi yang tidak tumbuh? Pada beberapa kasus gigi yang tidak tumbuh tidak ada keluhan apa-apa pada pasien. Tapi pada kasus lain terjadi kista, pasien mengeluhkan sering migraine dan sakit yang sangat pada gigi tersebut. Pada gigi yang tumbuh sebagian akan menjadi tempat yang baik untuk perkembangan bakteri, karna sulit dibersihkan dan sisa makanan mudah masuk ke gusi yang menutupi sebagian gigi tersebut sehingga menyebabkan infeksi bahkan pasien tidak bisa membuka mulut dan ada nanah pada gusi tersebut.

Penanganan yang diberikan oleh dokter gigi pada gigi yang terpendam dan menimbulkan masalah adalah pencabutan gigi tersebut. Sedangkan pada gigi yang tumbuh sebagian akan dilihat pertumbuhan giginya, jika masih bisa tumbuh dengan baik, gusi yang menutupi gigi tersebut akan dibuang, namun jika diramalkan *emang peramal? Tidak bisa tumbuh maka gigi tersebut akan dibuang.

So d’conclusion is kalo ga mau bermasalah dengan si geraham bungsu silakan balik ke jaman dahulu atau makan yang keras-keras *batu. Hehehe
Just kidding

Iklan

4 thoughts on “Masalah Geraham Bungsu

  1. yg terpenting klo udh jd drg. , asysyahidah harus ngabari ana, biar gratis ana priksa n operasi gigi… stuju??
    apa?? sangat stuju???
    alhamdulillaah baik skali, saya jd trharu….
    *berkacakaca

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: