Persahabatan antara diabetes dan masalah rongga mulut

Diabetes adalah suatu penyakit metabolic ditandai dengan peningkatan glukosa darah, dimana tubuh tidak memproduksi atau memakai insulin dengan baik diikuti komplikasi vascular dan neuropati, ini definisi diabetes menurut buku. Bingung? Sederhananya diabetes adalah yang lazim disebut dengan penyakit gula. Pertanyaannya, apa hubungannya dengan dokter gigi, itu kan kerjaan dokter umum. Nah disini saya akan meluruskannya, diabetes bukan hanya pekerjaan dokter, tapi juga dokter gigi. Infeksi yang terjadi pada rongga mulut salah satunya periodontitis,  halah ini apalagi? (Periodontitis itu adalah penyakit yang disebabkan bakteri yang merusak tulang tempat melekatnya gigi dan menyebabkan gigi-geligi menjadi goyang bahkan copot dengan tiba-tiba) bisa menyebabkan penyakit diabetes? Jika karang gigi atau plak anda banyak, kemudian terjadi infeksi perodontitis, Bakteri yang menyebabkan periodontitis bisa masuk kealiran darah dan mengganggu kerja hormone insulin tadi, maka bersiap-siap anda akan menjadi langganan dokter penyakit dalam. Atau sebaliknya, anda menderita diabetes, ini akan meningkatkan kerusakan tulang alveolar tempat melekatnya gigi, sehingga menyebabkan hampir seluruh gigi yang ada dirongga mulut goyang.

 

Nah sekarang jadi tau kan, ternyata masalah dalam rongga mulut itu bersahabat dengan penyakit diabetes dan juga beberapa penyakit lain. Seringkali pada penderita diabetes tidak mengetahui bahwa ia telah menderita penyakit ini. Dan sering dokter gigi yang menjadi penemu pertama penyakit ini. Pasien datang ke dokter gigi dengan keluhan gigi goyang dengan plak atau karang gigi yang tidak terlalu banyak, mulut kering, bila ditempelkan kaca mulut pada mukosanya akan lengket. Pasien seperti ini harus ditanyakan bagaimana pola makan,minum, pembuangan urine dan perubahan berat badan. Jika jawaban pasien banyak makan, minum, sering pipis dan mengalami penurunan berat badan drastis, maka pasien ini diduga menderita diabetes. Jadi, hati-hati dengan gigi anda yang goyang atau copot dengan tiba-tiba. Rajin membersihkan rongga mulut agar tidak terjadi periodontitis yang berakhir dengan diabetes. Selalu periksakan gigi rutin ke dokter gigi 6 bulan sekali.

*tapi kalo anda diabetes saya tidak menyarankan untuk mengobati diabetes anda ke dokter gigi lho! Tetap saja untuk pengobatan diabetes hubungi internist atau ahli penyakit dalam, karna itu bukan gawe-an kami.

* berbagi ilmu, terkhusus untuk para calon dokter gigi, calon dokter, dokter dan dokter gigi, dan untuk semua orang yang belum tau tentang ini

Be a smart dentist

Iklan

9 thoughts on “Persahabatan antara diabetes dan masalah rongga mulut

  1. nad, miokard infark alis Penyakit Jantung Koroner manifestasinya juga sakit gigi.. gak nyambung ya? tp tak apalah, mumpung ingat…

    • benar sekali…
      nanti insyallah nadya bahas
      trus kalo berhubungan dengan jantung, bakteri pada penyakit periodontal tu sangat patogen
      penyebaran infeksinya sering sampai ke jantung
      bahkan, kalo o operasi jantung, di Adam Malik tu dirujuk dulu ke klinik gigi
      gitu kata dosennya
      untuk menghindari bakterimia

      • betull hid.. (mau manggil syahidah kepanjangan).. jazakillah for info nya, baru tau kk kalo harus konsul ke dr.gigi dl.. emang bakteri di gigi jg sering pemicu abses leher kan? seperti pengalaman alm.tante kemaren, tambah pulak DM.. dah pas kalilah jadi role-model tulisan syahidah ko…

  2. hehehe…imun si dokter gigi kita, kak tet mun, justru susah bana mancabuik gigi ko, kini ado juo gigi kak tet nan balubang dak barani mancauik le doh, ngeri……….:(

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: