what a busy day
08 Jul 2011 5 Comments
Sedikit berbagi cerita tentang kegiatan saya seharian kemarin 8 juli 2011. Rencananya kemarin itu saya mau ke biro rector USU, pajak sore, perbaiki kacamata ke Optik, dan ke gramedia hunting novel. Jam 09.00 pagi berangkat dari rumah dengan tujuan awal biro rektor USU, ada pertemuan dengan staff PR 3 dan kafilah MTQN dari USU sampai kira-kira jam 2. Then next destination is pajak sore *baca: pasar, dari biro rektor langsung mennuju pajak sore untuk membeli kebutuhan kos adek kelas yang terima di FKG USU via SNMPTN undangan. Keliling-keliling sampai jam setengah 2, beli lemari, rak buku, kipas angin, etc. nah disini ada kejadian amazing menurutku *halah lebay, si adek kelas beli 1 lemari pakaian dan 1 rak buku. Awalnya saya bingung mau angkut pakai apa, akhirnya pilihan jatuh ke becak, awalnya mau sewa 2 becak, tapi si abang becak ngotot kalau dia bisa bawa semua barang+ kami bertiga (saya, si adek dan mamanya) dalm 1 becak (haha, luar biasa). Ya saya ga bisa nolak permintaan si abang becak *abis mukanya serem. Akhirnya 2 lemari itu ditaro di atap becak dan hanya diikat dengan 2 tali dan kami bertiga duduk di dalam becak. Tereeeeng, becaknya jalan dan saya didalam becak komat-kamit dzikir dan berdo’a mudh-mudahan lemarinya ga jatoh, beneran cemas luar biasa, tapi pas liat abang-abang becaknya , dia santai aja. Pas hamper nyampe kontrakan, lemarinya melorot ke depan, kaya hampir jatuh, tapi lagi-lagi abang becaknya santai aja tuh (biasalah orang medan). Alahamdulillah akhirnya kami bertiga dan dua lemari sampai dengan selamat.
Sampai di kontrakan semua badan saya lemas, saya istirahat sebentar, lanjut agenda berikutnya latihan presentasi dan diskusi dengan seorang teman untuk PMB, sampai ashar. Ba’da ashar saya kedatangan tamu adek-adek satu daerah yang lulus SNMPTN undangan. Sebagai tuan rumah yang baik, saya sediakan minum dan sedikit cemilan, cerita-cerita sebentar dan akhirnya orang tua dari adek-adek ini meminta saya menemani mereka untuk nyari kos-kosan. Jam 5 sore berangkat cari kos-kosan, keliling-keliling kompleks dosen USU, dari nadzir alwi (pintu 4) sampai sumarsono (pintu 1), akhirnya kos-kosannya dapet 20 menit menjelang magrib.alhamdulillah
Saya langsung berencana langsung pulang karna besoknya (hari ini) saya akan berangkat ke Makassar dan belum ada packing. Pas jalan saya ngerasa, kok badan saya oyong, trus perutnya perih, saya baru ingat, walah, belum makan dari pagi. Untungnya mama dari salah seorang adek menawarkan untuk makan dulu sebelum pulang. Kami makan di warung makan dekat rumah dan smpai dirumah jam 7.15 malam. Saya ga jadi perbaiki kacamata dan hunting novel baru, yah tak pa lah.
Sampai dirumah Saya langsung ke kamar, dan ternyata baju saya belum di setrika. Dalam hati saya ngomong *slamat yah, begadang!! Tapi berhubung badan saya sudah tidak bisa diajak kompromi, akhirnya jam setengah 10 ketiduran.tadi Bangun jam 00.34 saya langsung ingat baju yang belum disetrika, akhirnya saya menyetrika, packing, rapi-rapi sampai jam 3 pagi. Luar biasa! Padahal hari ini harus sudah di bandara jam 9, SEMANGAT! Moga Allah permudah urusan saya.
Pelajaran kemarin:
Menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain itu menyenangkan! Ketika kita mempermudah orang lain maka Allah akan mempermudah kita.
“orang yang hidup untuk orang lain akan mati sebagai orang besar -sayyid qutb-“
Setidaknya sekarang saya sudah besar *badannya,hahahaha
Sepertinya saya akan tidur terus di pesawat *membayang kan perjalanan 4jam lebih+transit
Sabtu, 9 juli 2011
@ ruang tamu, 4:45 am, sesaat menjelang subuh
Masalah Geraham Bungsu
04 Jul 2011 4 Comments
Belakangan ini saya sering ditanyai *baca:tempat konsultasi oleh beberapa teman tentang masalah pada gigi geraham bungsu mereka. Kebetulan saya sendiri juga pernah bermasalah dengan gigi geraham yang satu ini dan akhirnya nasib si geraham berakhir di meja operasi *hihi, seram amat yak
Nah, geraham bungsu atau gigi molar 3 dalam bahasa medisnya adalah gigi yang paling terakhir tumbuh dalam rongga mulut kita. tumbuh sekitar umur 17-21 tahun, tapi pertumbuhannya sering terganggu karna posisi gigi yang kurang baik dan rahang yang terlalu kecil sehingga menyulitkan si gigi untuk tumbuh. Pada beberapa kasus, gigi ini tidak bisa tumbuh sama sekali atau tetap terpendam dalam tulang rahang kita. namun pada kasus lain gigi ini bisa tumbuh, tapi tidak sempurna (muncul setengah, sepertiga, dll, intinya ga tumbuh semua).
Masalah pada gigi geraham terakhir ini tergantung pada pertumbuhan tulang rahang kita. pertumbuhan rahang ini dirangsang oleh pengunyahan. jika gigi-gigi dirongga mulut sering dipakai untuk mengunyah makanan agak keras akan membantu pertumbuhan tulang rahang. Jadi tidak heran orang-orang jadul tidak pernah bermasalah dengan tumbuhnya geraham terakhir karna makanan yang mereka makan tidak makanan lunak yang kita makan saat ini sehingga membantu tulang rahang berkembang sempurna.
Perkembangan peradaban manusia menghasilkan produk-produk yang memanjakan manusia, termasuk dalam hal makanan. Makanan super keras bisa dijadikan sangat lunak, tulang ikan pun bisa dimakan, apa-apa dijadikan fillet, steak pun tidak memerlukan tenaga yang banyak untuk mengunyahnya, alhasil perkembangan rahang pun terganggu karna sering dimanjakan dengan makanan-makanan lunak. Dan ini yang menyebabkan banyak orang bermasalah dengan pertumbuhn gigi gerahan terakhir, bahkan dosen saya seorang ahli bedah mulut mengatakan jika diperiksa dengan ronsen foto 90% orang akan bermasalah dengan pertumbuhan gigi geraham terakhir ini.
Jadi, apa bahaya gigi yang tidak tumbuh? Pada beberapa kasus gigi yang tidak tumbuh tidak ada keluhan apa-apa pada pasien. Tapi pada kasus lain terjadi kista, pasien mengeluhkan sering migraine dan sakit yang sangat pada gigi tersebut. Pada gigi yang tumbuh sebagian akan menjadi tempat yang baik untuk perkembangan bakteri, karna sulit dibersihkan dan sisa makanan mudah masuk ke gusi yang menutupi sebagian gigi tersebut sehingga menyebabkan infeksi bahkan pasien tidak bisa membuka mulut dan ada nanah pada gusi tersebut.
Penanganan yang diberikan oleh dokter gigi pada gigi yang terpendam dan menimbulkan masalah adalah pencabutan gigi tersebut. Sedangkan pada gigi yang tumbuh sebagian akan dilihat pertumbuhan giginya, jika masih bisa tumbuh dengan baik, gusi yang menutupi gigi tersebut akan dibuang, namun jika diramalkan *emang peramal? Tidak bisa tumbuh maka gigi tersebut akan dibuang.
So d’conclusion is kalo ga mau bermasalah dengan si geraham bungsu silakan balik ke jaman dahulu atau makan yang keras-keras *batu. Hehehe
Just kidding
Cerita 19
01 Jul 2011 4 Comments
in sejarah-Q
Bagaimana perasaan saya melewati 19 tahun hidup didunia ini? saya Iri pada syafi’I yang belum memasuki usia ini sudah hafal al-Qur’an dan ribuan hadist.
Iri pada para sahabat yang belum menapak usia ini sudah mengukir jejak gemilang.
Iri pada adik sendiri -3th dari usia ini sudah menyelesaikan 10 juz. Iri pada al banna yang belum menapak usia ini sudah mendirikan suatu organisasi cikal bakal IM.
Iri pada semua orang yang telah menoreh kegemilangan sebelum memasuki gerbang yang tengah ku lewati ini.
Tapi ini bukan merutuki diri sendiri, hanya sekedar intropeksi pribadi. 19 juga adalah kesyukuran luar biasa, atas nafas yang dihirup, atas nikmat yang diperoleh, atas kelapangan rezeki, atas keterjagaan aib, atas cinta luar biasa dari kedua orang tua, cinta tulus dari makhluk, atas keberadaan iman, atas Allah yang selalu membersamai (mudah-mudahan).
*seharusnya ini di post tanggal 9 juni, tapi tak apa lah
recent comment